DIY Project untuk Ruang Tamu


Beberapa kali berkunjung ke informa furniture atau guling2 di website idea online selalu gemes dengan ide2 penataan interior untuk ruang tamu. Ketika liat harga yang ada jadi tambah gemes karena saat ini musti berpikir ulang untuk hal tersebut. Hingga diriku menemukan ide DIY dari teman kantor yang sangat kreatif sekalii dan menemukan beberapa website DIY yang sangat inspiratif sekali, salah satunya http://www.accdiy.com.

Sebagai langkah awal kami (aku dan suami) memikirkan ide untuk membuat partisi antara ruang tamu dan dapur, karena kebetulan sewaktu membeli rumah kami termasuk yang ‘newbie’ sehingga manut2 saja dengan denah rumah yang menggabungkan antara ruang tamu dan dapur tanpa ada partisi. Pas dulu liat rumah contoh sih ok2 aja karena rumah contoh dapurnya menggunakan kitchen set jadi gak masalah gtu kalau pun dapur terlihat dari ruang tamu.

Pas akhir tahun kemaren kami move on dari kontrakan, menata rumah pasca pindahan itu butuh feel tersendiri hingga akhirnya ‘pas’ dan rumah ‘lebih rapi’. Kami mulai hunting2 partisi mulai dari partisi dari kerajinan rotan, lanjut ke Informa furniture dan Ace Hardware, sayang sekali tidak ada yang cocok di hati, sekali cocok ternyata harganya yang gak cocok. Kami pun mulai memanfa’atkan apa yang telah ada di rumah, karena beli perabotan baru = membutuhkan space tambahan jadilah akuarium dan rak buku yang dari awal memang di ruang tamu kami tata menjadi partisi. Dan ternyata belum cukup ‘menutupi’ ruang pandang dari ruang tamu ke dapur. Dan suami menemukan ide untuk menata lemari dapur jadi partisi dengan menghadap dapur sementara belakangnya yang menghadap ruang tamu di tutupi dengan kain batik. Tebak di mana kami menemukan kain batik ini _yang warna aku banget (ijo, coklat, item)_?? Di Harmoni swalayan, anak STAN pasti tau tempat ini, hehehe.

Aku beli 2 lembar kain batik, yang satu untuk penutup ‘partisi’ tadi sedangkan yang satunya dipotong2 menjadi satu set sarung bantal dan taplak untuk meja, rak buku, dan rak TV. Pas banget ^^
Membuat bantalnya juga masuk proyek DIY waktu weekend, potong2 kerudung paris yang tidak terpakai untuk tempat dacron, baru kemudian memotong kain batik sesuai ukuran bantal yang telah dibuat. Jahit2 deh, sayang sekali tidak sempat mengabadikan tahap2 pembuatannya. Jadilah 4 bantal dengan ukuran satu sama lain tidak ada yang sama, hahaha. Bantal2 tersebut peruntukannya untuk Dek Aish, mas AZZam, ibuk, dan bapak sesuai urutan ukurannya.
Senang sekali karena anak2 suka banget dengan bantal buatanku ini


Inilah penampakan secara keseluruhan, semoga menjadi inspirasi buat semua ^^


Berawal dari kere menjadi aktif hingga terwujudlah kreatif, LOL. So, keterbatasan dana bukan berarti kita kehabisan ide untuk menata rumah kita kan?? Mari semangat menata2 rumah, manfa'atkan waktu2 luang saat weekend atau saat anak2 tidur di malam hari.


Comments

Popular posts from this blog

Dari Help Desk Menuju Nudge Desk: Peran Contact Centre dalam Membentuk Perilaku Wajib Pajak Digital

Study with Family (Part 4 - Dokumen VISA)

Study with Family (Part 3 - Sekolah Anak)